Rabu, 06 September 2017

Contoh Penelitian Statistik Probabilitas dengan menggunakan Asosiatif

TUGAS MANDIRI
STATISTIK PROBABILITAS

Korelasi Antara Kualitas Pelayanan BAAK UPB Terhadap Kepuasan Mahasiswa di Universitas Putera Batam

                                                                 
         
DISUSUN OLEH
                               
                              Nama               :Aprillia
                          Npm                 :151010039
                          Mata Kuliah   :Statistik Probabilitas
                          Dosen               :Ganda Sirait S.Si., M.SI
                          Prodi                :Administrasi Negara
                          Fakultas           :Ilmu Sosial dan Humaniora


UNIVERSITAS PUTRA BATAM
TA
2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga proses pembuatan tugas makalah penelitian tentang “KORELASI ANTARA KUALITAS PELAYANAN BAAK UPB TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS PUTERA BATAM”  dapat terselesaikan dengan baik.
Penyusunan makalah ini tidak lepas dari peran serta, dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang berkontribusi bagi terselesainya pembuatan makalah ini.
Namun dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, dan tentu tidak lepas dari kekurangan. Oleh karena itu, Dengan tidak mengurangi rasa hormat Saya apabila ada kata yang kurang berkenan pada isi makalah ini Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat Saya harapkan demi kesempurnaan dari makalah ini.
Akhir kata, Saya berharap agar makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua serta menambah ilmu pengetahuan.
Batam, 4 Agustus 2017

Penulis






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................. ii
DAFTAR ISI.............................................................................. iii
BAB I  PENDAHULUAN......................................................... 4
1.1    Latar Belakang..................................................................... 4
1.2    Rumusan Masalah................................................................ 4
1.3    Tujuan Penelitian.................................................................. 5
1.4    Manfaat Penelitian............................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN........................................................... 6
2.1 Pengertian Statistik ............................................................... 6
2.2 Hipotesis Sementara .............................................................. 7
BAB III HASIL PENELITIAN ............................................... 8
3.1 Metode Penelitian…………………………………….….......8
3.2 Data Mentah……………………………… …….……….,....8
3.3 Pengolahan Data…………………………………………….9
BAB IV PENUTUP................................................................... 15
4.1 Kesimpulan............................................................................. 15
4.2 Saran....................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA................................................................ 15
   




BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kegiatan pelayanan dalam suatu organisasi khususnya di sebuah universitas haruslah berorientasi terhadap kepuasan seluruh mahasiswa serta semua yang bersangkutan dengan universitas tersebut. Karena kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa dapat memberikan kontribusi kepada universitas dalam meningkatkan kepercayaan serta membangun citra yang baik karena kemampuan melayani atau memberi pelayanan secara maksimal kepada seluruh mahasiswa.
Mengingat betapa pentingnya peran kualitas pelayanan bagi kehidupan suatu universitas maka diharapkan untuk berupaya meningkatkan potensi yang dimiliki, agar kualitas dan kuantitas pelayanan tersebut dapat bersaing.
Selain itu perlu diketahui bersama bahwa sumber dana kegiatan pelayanan berasal dari mahasiswa melalui pembayaran uang perkuliahan di setiap semesternya maka dari itu karena telah membayar kewajibannya sebagai mahasiswa sehingga wajar apabila mahasiswa sangat mengharapkan haknya mendapatkan pelayanan yang baik dan berkualitas
Dari latar belakang diatas tersebut, maka judul yang ingin diangkat oleh penulis adalah “Korelasi Antara Kualitas Pelayanan BAAK Universitas Putera Batam Terhadap Kepuasaan Mahasiswa di Universitas Putera Batam” sebagai judul penelitian ini.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, Makalah ini merumuskan masalah, antara lain adalah:
1.      Apakah ada pengaruh  kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap tingkat kepuasan Mahasiswa Universitas Putera Batam ?
2.      Seberapa besar pengaruh  kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap tingkat kepuasan Mahasiswa Universitas Putera Batam ?
1.3  Tujuan Penelitian
Adapun tujuan makalah ini adalah:
1.      Untuk mengetahui apakah ada pengaruh  kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap tingkat kepuasan Mahasiswa Universitas Putera Batam ?
2.      Untuk mengetahui Seberapa besar pengaruh  kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap tingkat kepuasan Mahasiswa Universitas Putera Batam ?
1.4 Manfaat Penelitian
Berdasarkan dari latar belakang dan rumusan masalah di atas, makalah penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang dapat diterima oleh semua pihak yang terkait dengan makalah penelitian ini. Makalah ini diharapkan akan berguna dan bermanfaat, sebagai berikut:
a. Secara teoritis
Makalah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi, rekomendasi, dan referensi bagi penulis berikutnya, khususnya yang berkaitan dengan Korelasi Antara Kualitas Pelayanan BAAK Universitas Putera Batam Terhadap Kepuasaan Mahasiswa di Universitas Putera Batam.
b. Secara praktis
Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan yang dipertimbangkan sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan Mahasiswa di Universitas Putera Batam, dalam merumuskan program dan tujuan serta pengambilan keputusan strategis dalam rangka pengembangan dan perbaikan pelayanan yang berkualitas.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Statistik
Statistik deskriptif memberikan informasi secara visual dan lebih bersifat subjektif dalam pembuatan analisisnya. Statistik deskriptif berkenaan dengan bagaimana data dapat digambarkan (dideskripsikan) atau disimpulkan, baik secara numerik (misalnya menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik), untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut, sehingga lebih mudah dibaca dan bermakna.
Hipotesis asosiatif merupakan dugaan tentang adanya hubungan antar variable dalam populasi yang akan diuji melalui hubungan antar variable dalam sampel yang diambil dari populasi tersebut. Jadi menguji hipotesis asosiatif adalah menguji koefisiensi korelasi yang ada pada sampel untuk diberlakukan pada seluruh populasi dimana sampel diambil. Bila penelitian dilakuakan pada seluruh populasi maka tidak diperlukanpengujian signifikansi terhadap koefisien korelasi yang ditemukan. Hal ini berarti peneliti tidak merumuskan dan menguji instrument statistik.
Terdapat tiga macam bentuk hubungan antar variable, yaitu hubunagn simetris, hubungan sebab akibat (kausal) dan hubungan interaktif (saling mempengaruhi). Untuk mencari hubuangan antara dua variable atau lebih dilakuakn dengan menghitung korelasi antar variable yang akan dicari hubungannya. Korelasi merupakan angka yang menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antar dua variable atau lebih. Arah dinyatakan dalam bentuk hubungan positif atau negative, sedangkan kuatnya hubungan dinyatakan dalam besarnya koefisien korelasi.
Hubungan dua variable atau lebih dikatakan hubungan positif, bila nilai suatu variable ditingkatkan, maka akan meningkatkan nilai variable yang lain, dan sebaliknya nilai satu variable diturunkan maka akan menurunkan nilai variable yang lain. Hubungan dua variable atau lebih dikatakan hubungan negative, bila nilai satu variable dinaikkan maka akan menurunkan nilai variable yang lain, dan juga sebaliknya bila nilai satu variable diturunkan, maka akan menaikkan nilai variable yang lain.  
Kuatnya hubungan antar variable dinyatakan dalam koefisien korelasi. Koefisien korelasi positif terbesar = 1 dan koefisien korelasi negative terbesar = -1, sedangkan yang terkecil adalah 0. Bila hubungan antar dua variable atau lebih itu mempunyai koefisien korelasi = 1 atau -1, maka hubungan tersebut sempurna. Dalam arti kejadian-kejadian pada variable yang satu akan dapat dijelaskan atau diprediksikan oleh variable yang lain tanpa terjadi kesalahan (error). Semakin kecil koefisien korelasi, maka akan semakin besar error untuk membuat prediksi. Sebagai contoh, bila hubungan bunyinya burung Prenjak mempunyai koefisien korelasi sebesar 1, maka akan dapat diramalkan setiap ada bunyi burung Prenjak maka akan dipastikan aka nada tamu. tetapi kalau koefisien korelasinya kurang dari satu, setiap ada bunyi burung Prenjak belum tentu ada tamu, apalagi koefisien korelasinya mendekati 0.
Terdapat bermacam-macam teknik Statistik Korelasi yang dapat digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif. Koefisien mana yang akan dipakai tergantung pada jenis data yang akan dianalisis. Berikut ini dikemukakan berbagai teknik statistic korelasi yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif. Untuk data nominal dan ordinal digunakan statistic nonparametris dan untuk data interval dan ratio digunakan statistik parametris.
2.2 Hipotesis Sementara
Berdasarkan teori, tinjauan pustaka serta kerangka pemikiran di atas, maka
hipotesis dalam penelitian ini adalah:
H1: Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan Mahasiswa di Universitas Putera Batam.
H2: Tidak Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan Mahasiswa di Universitas Putera Batam.
BAB III
HASIL PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
Berdasarkan metode penelitian, jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian survei. Menurut Deming dalam Mamang (2010) adalah penelitian yang tidak melakukan perubahan (tidak ada perlakuan khusus) terhadap variabel-variabel yang diteliti. Sedangkan penelitian survei menurut Dane dalam Mamang (2010) adalah penelitian yang mengumpulkan data pada saat tertentu.
Adapun tujuan dari penelitian survei adalah mengidentifikasi secara terukur bagaimana kualitas pelayanan BAAK UPB berpengaruh terhadap kepuasan Mahasiswa di Universitas Putera Batam. Pendekatan survei dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada Mahasiswa  sebagai responden di Universitas Putera Batam.
3.2 Data Mentah
Penelitian ini menggunakan skala Likert sebagai skala pengukurannya. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono,2009). Skala Likert berhubungan dengan terhadap suatu jawaban pada setiap indikator instrument, menggunakan skala Likert mempunyai nilai gradasi dari yang tertinggi sampai yang terendah, yaitu:
Tabel 3.1 Pemberian Bobot Nilai untuk Variabel Penelitian
No
Pertanyaan Kualitas Pelayanan BAAK UPB
Skor Penilaian
1.
Sangat Buruk
5
2.
Buruk
6
3.
Cukup
7
4.
Baik
8
5.
Sangat Baik
9
Tabel 3.2 Pemberian Bobot Nilai untuk Variabel Penelitian
No
Pertanyaan Kepuasan Mahasiswa UPB
Skor Penilaian
1.
Sangat Tidak Puas
5
2.
Tidak Puas
6
3.
Cukup
7
4.
Puas
8
5.
Sangat Puas
9

Menurut Sugiyono (2009), populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi sebanyak 31 Mahasiswa. Sedangkan sampling yang digunakan di dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik non probability sampling, dimana populasi tidak mempunyai kesempatan untuk dijadikan sampel lagi.
Metode pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah accidental sampling yaitu Mahasiswa di Universitas Putera. Berikut ini merupakan tabel daftar nama mahasiswa yang telah mengisi kuisioner penelitian:
Tabel 3.3 Daftar Nama Mahasiswa Universitas Putera Batam

No

Nama Mahasiswa
Penilaian
Kualitas  Pelayanan
Penilaian
Kepuasan Mahasiswa
1.
Yeni
7
6
2.
Pricillia
7
6
3.
Siti
8
5
4.
Helna
7
7
5.
Christin
7
6
6.
Achy
7
6
7.
Nikki
5
6
8.
Firman
7
6
9.
Risa
8
7
10.
Dwita
7
6
11.
Taruli
7
6
12.
Yessica
7
7
13.
Dian
7
6
14.
Alfredo
8
6
15.
Ambar
6
5
16.
Hafizho
7
6
17.
Rapina
8
7
18.
Arisna
8
6
19.
Nisa
7
6
20.
Naufal
6
5
21.
Aidil
5
5
22.
Irfan
8
7
23.
Sherly
7
6
24.
Tio
6
5
25.
Widya
8
7
26.
Rizky
7
6
27.
Inriani
7
6
28.
Sonia
8
6
29.
Debby
7
6
30.
Frisma
7
6
31.
Trisna
6
5

Kriteria sampel dalam penelitian ini adalah:
1.         Mahasiswa Universitas Putera Batam yang telah merasakan pelayanan.
2.         Mahasiswa yang secara tidak langsung mengamati bagaimana kualitas pelayanan dari BAAK UPB.
3.3  Pengolahan Data
1.      Tulis Ho dan Ha dalam bentuk kalimat.
2.      Tulis Ho dan Ha dalam bentuk statistik.
3.      Buat tabel penolong.
4.      Cari r hitung.: 
5.      Tentukan taraf signifikansinya (α)
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsb7Oyl-57S-lLhQ7soWZAlSF0blh1q4rmHH_ZCrpRpLuMYkYD9XOER1yxzRBbgWFPVVpHU98jBOUQIwrLyF7tEruy98pAuUFcKVO40nj2uYDJ-8Lj7F__KM6Op8Bx3YZE9iCW0Gr5EE0/s1600/
6.      Cari t tabel dengan dk = n-2
7.      Tentukan kriteria pengujian dengan membandingkan t hitung dengan t table
8.      Buatlah kesimpulan.
 Penyelesaian :
1.      Tulis Ho dan Ha dalam bentuk kalimat.
Ho : Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan mahasiswa di UPB
Ha : Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan mahasiswa di UPB
2.      Tulis Ho dan Ha dalam bentuk statistik.
Ho : r = 0
Ha : r ≠ 0
3.      Buat tabel penolong sebagai berikut:
No.
Kualitas Pelayanan      (x)
Kepuasan Mahasiswa           (y)
 (x – x )
    x
 (y – y)
    y



1.
7
6
0
0
0
0
0
2.
7
6
0
0
0
0
0
3.
8
5
1
-1
1
1
-1
4.
7
7
0
1
0
1
0
5.
7
6
0
0
0
0
0
6.
7
6
0
0
0
0
0
7.
5
6
-2
0
4
0
0
8.
7
6
0
0
0
0
0
9.
8
7
1
1
1
1
1
10.
7
6
0
0
0
0
0
11.
7
6
0
0
0
0
0
12.
7
7
0
1
0
1
0
13.
7
6
0
0
0
0
0
14.
8
6
1
0
1
0
0
15.
6
5
-1
-1
1
1
1
16.
7
6
0
0
0
0
0
17.
8
7
1
1
1
1
1
18.
8
6
1
0
1
0
0
19.
7
6
0
0
0
0
0
20.
6
5
-1
-1
1
1
1
21.
5
5
-2
-1
4
1
2
22.
8
7
1
1
1
1
1
23.
7
6
0
0
0
0
0
24.
6
5
-1
-1
1
1
1
25.
8
7
1
1
1
1
1
26.
7
6
0
0
0
0
0
27.
7
6
0
0
0
0
0
28.
8
6
1
0
1
0
0
29.
7
6
0
0
0
0
0
30.
7
6
0
0
0
0
0
31.
6
5
-1
-1
1
1
1

=  217
X = 7
=  186
X = 6

0

0

20

12

9
4. Cari r hitung :
 = 20   ∑ = 12  ∑ = 9
  
        Jadi ada korelasi positif sebesar 0,5809 antara kualitas pelayanan BAAK UPB terhadap kepuasan mahasiswa di UPB. Hal ini berarti semakin besar kualitas pelayanan, maka semakin besar pula kepuasan mahasiswa. Apakah koefisien korelasi hasil perhitungan tersebut signifikan atau tidak, maka perlu dibandingkan dengan r table, dengan taraf kesalahan tertentu. Bila taraf kesalah ditetapkan 5%, (taraf kepercayaan 95%) dan N= 31, maka r table = 0,355. Ternyata harga r hitung lebih besar dari harga r table, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya ada hubungan positif dan nilai koefisien antara kualitas pelayanan dan kepuasan mahasiswa sebesar 0,5809. Data dan koefisen yang diperoleh dalam sampel diambil atau data tersebut mencerminkan keadaan populasi.
5. Tentukan taraf signifikansinya (α)
 =  =  = 3,842
6.  t tabel dengan dk =  n - 2
                                 = 31 – 2 = 29
7.. Harga t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan harga t tabel.:
Untuk kesalahan 5 % uji dua fihak dan dk =  29, maka diperoleh t table = 2,045. Ternyata harga t hitung 3,842 lebih besar dari t table, sehingga Ho ditolak. Hal ini berarti terdapat hubungan yang positif dan nilai koefisien korelasi antara kualitas pelayanan dan kepuasan mahasiswa sebesar 0,5809.
Untuk dapat memberikan penafsiran terhadap koefisien korelasi yang ditemukan tersebut besar atau kecil, maka dapat berpedoman pada ketentuan yang tertera pada table sebagi berikut.

TABEL PEDOMAN UNTUK MEMBERIKAN INTERPRESTASI TERHADAP KOEFISIEN KORELASI
Interval Koefisien
Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199
Sangat Rendah
0,20 – 0,399
Rendah
0,40 – 0,599
Sedang
0,60 – 0,799
Kuat
0,80 – 1,000
Sangat Kuat

8.         Jadi dalam analisis koelasi terdapat suatu angka yang disebut dengan koefisien determinasi, yang besarnya adalah kuadrat dari koefisien (). Koefisien ini disebut koefisien penentu, karena varians yang terjadi pada variable dependen dapat dijelaskan melalui varians yang terjadi pada varabel independen.
Untuk penelitian ini ditemukan  r = 0,5809. Koefisien determinasinya  = = 0,33. Hal ini berarti varians yang terjadi pada varabel kepuasan mahasiswa 33% dapat dijelaskan pada varansi yang terjadi pada varabel kualitas pelayanan, atau kepuasan mahasiswa 33% ditentukan oleh besarnya kualitas pelayanan, dan 67% oleh factor lain misalnya system pelayanan atau petugas yang melayani tidak maksimal dapat mempengaruhi kepuasan mahasiswa.


BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan dari pembahasan diatas, penulis menyimpulkan bahwa dalam melakukan pelayana yang berkualitas maka berpengaruh terhadap seberapa besar kepuasan, walaupun tidak menjadi factor utama tetapi kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan.
4.2 Saran
Adapun saran yang dapat penulis berikan yaitu bagi seluruh instansi yang selalu melakukan pelayanan kepada publik maka seharusnya lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanannya dengan baik agar publik yang mendapatkan pelayanan merasa adanya kepuasan yang maksimal dan tentu tidak aka nada keluhan.
Serta dalam penelitian ini juga masih banyak kekurangan khususnya sampel yang masih terbatas sehingga diharapkan untuk peneliti selanjutnya untuk lebih memaksimalkan lagi penelitian ini dengan sampel yang lebih banyak.

DAFTAR PUSTAKA

http://digilib.unila.ac.id/21294/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar